Senin, 09 Mei 2011

Kualitas ASI diatas 1 th


Dr Utami Roesli mengatakan tidak ada batasan khusus di usia kapan anak harus berhenti menyusui. Konsepnya satu, menyusui dapat terus dilakukan selama 3 pihak saling menyukai (Ibu, Anak dan Ayah). Karena itu WHO tidak memberikan batasan khusus untuk pemberian ASI. Hanya ditulis ASI terus diberikan, bersama dengan makanan pendamping, hingga usia 2 tahun atau lebih. Kenapa disarankan paling tidak hingga 2 tahu? Karena sudah dilakukan penelitian tersendiri mengenai hal ini. Nah statement 2 th atau lebih itu sendiri tidak ada batasannya. Bahkan di tahun-tahun terakhir banyak penelitan menunjukkan bahwa banyak pengaruh baik menyusui anak hingga usia > 2th, baik untuk sang anak ataupun sang ibu. Belum lagi zat imun yang ada di dalam ASI menjadi emas berharga untuk tubuh sang anak. Jadi kapan sebaiknya anak disapih? Semua kembali ke ibu, anak & Ayahnya. Selama masih saling menginginkan ya silahkan saja. Yang jelas kalau ada yg bilang "wah ASI kan kalo dah > 1th dah jelek", jelas statement itu salah.

Kandungan nutrisi ASI > 1 th
Pada tahun kedua (12-23 bulan), setiap 448 ml ASI memenuhi kebutuhan anak :
o 29% dari kebutuhan energi-nya
o 43% dari kebutuhan protein-nya
o 36% dari kebutuhan kalsium-nya
o 75% dari kebutuhan vitamin A
o 76% dari kebutuhan folat-nya
o 94% dari kebutuhan vitamin B12
o 60% dari kebutuhan vitamin C

Kebutuhan sisanya didapat dari makanan padatnya
Nah manfaat buat ibu bagaimana? Banyak para ahli medis menbuktikan bahwa
menyusui dapat memberikan ibu proteksi dari berbagai penyakit. Makin
lama ibu menyusui, makin besar proteksi yang diberikan. Ibu dapat
terminimalisasi dari resiko terkena kanker payudara, kanker ovarium
(indung telur), kanker uterine (rahim), osteroposis, dsbnya.

Benarkah jika anak disusui terus menerus akan membuat ia jadi manja dan
gak mandiri?

Ini juga sama sekali TIDAK BENAR. Justru anak-anak yg disusui hingga ia
berhenti sendiri (menyapih dirinya sendiri) lebih mandiri.

Kenapa? karena ia menemukan sendiri kemandiriannya. Ia merasa lebih
nyaman dalam menemukan fase tsb. Ingat loh fase psikologis usia batita
itu buat anak-anak terkadang "mengerikan". Ia harus belajar untuk menerima kondisi di
sektiarnya. Dengan menyusui, akan memudahkan anak menghadapi fase tersebut dengan lebih mudah.

Terkadang juga kita memaksakan anak untuk mandiri lebih cepat dari
biasanya. Padahal di usia ini justru ia butuh ibunya dan ayahnya untuk membantunya
menemukan rasa percaya dirinya dsbnya. Jadi menyusui di usia ini justru memenuhi kebutuhan psikologisnya.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan : "Susuilah anak
di tahun pertamanya dan susuilah terus selama ibu dan anak saling 
menginginkan.Makin lama ibu menyusui anaknya, makin memberikan
keuntungan bagi ibu dan anak dari segi kesehatannya dan
perkembangannya..Tidak ada batasan pasti kapan anak harus berhenti menyusu dari ibunya. 
 
SEBENARNYA APAKAH FUNGSI ASI BAGI ANAK DI ATAS DUA TAHUN?
ASI sendiri memiliki dua fungsi penting untuk anak. Pertama, fungsi
nutrisi dan kedua, fungsi psikologis. Menyusui sampai di atas 2 tahun lebih karena pertimbangan psikologis ketimbang nutrisi. Dengan menyusu, anak mendapatkan perasaan aman dan dicintai. Yang harus diingat, jalinan perhatian dan kasih sayang dari ibu tidak harus melulu lewat pemberian ASI, tapi juga lewat aktivitas dan tindakan lainnya.

APA YANG AKAN TERJADI JIKA ANAK MASIH MENYUSU ASI DI ATAS DUA TAHUN?
Bagi ibu, gigi anak yang sudah banyak tumbuh, berpotensi melukai putting susunya. Ibu-ibu yang masih menyusui anaknya di atas dua tahun pasti sering mengalaminya. Pemberian ASI yang terlalu berlarut-larut juga bisa menimbulkan keter-gantungan emosional kurang sehat antara ibu dan anak jika tanpa diimbangi aktivitas lain yang bisa menjalin keakraban orangtua-anak. Sama halnya jika anak dibiarkan mencari rasa aman dengan caranya sendiri seperti mengisap jempol, menggigit kuku, memilin rambut, dan sebagainya.
Dampak sosialnya juga ada. Jika anak masih menyusu padahal dia sudah memasuki usia sekolah, bisa dilukiskan bagaimana komentar teman-temannya?

Berikut manfaat ASI di tahun kedua:
1. ASI di tahun kedua kandungan faktor imunitasnya meningkat. Penelitian menyebutkan zat antibodi tersedia dalam jumlah besar pada ASI selama masa menyusui. Tapi ternyata sebagian faktor kekebalan dalam ASI konsentrasinya meningkat selama tahun kedua dan selama proses penyapihan (weaning).

2. Pemberian ASI setelah bayi 6 bulan mencegah risiko alergi dan asma. Salah satu cara terbaik mencegah alergi dan asma adalah menyusui eksklusif selama enam bulan dan meneruskannya hingga si kecil berusia 2 tahun. Memperpanjang pemberian ASI berarti menunda selama mungkin bayi bersinggungan dengan zat penyebab alergi. ASI sendiri membantu mempercepat pematangan lapisan pelindung dalam usus bayi, melapisi usus bayi dan menghalangi masuknya molekul penyebab alergi ke dalam darah bayi serta memberi perlindungan antiradang sehingga menekan risiko infeksi pemicu alergi.

3. ASI perkecil risiko sakit anak usia 16-30 bulan.
American Academy of Family Physicians melihat anak-anak yang disapih sebelum usia dua tahun meningkat risikonya (AAFP 2001). Penelitian lain menyebutkan anak usia 16-30 bulan yang disusui lebih jarang sakit, kalaupun sakit maka sakitnya lebih singkat dibanding anak sebaya yang tidak disusui.

4. ASI dibutuhkan anak yang sakit. UNICEF merekomendasikan anak di bawah tiga tahun yang sakit agar diberi ASI, karena ASI merupakan makanan bergizi yang paling mudah dicerna saat si kecil kehilangan nafsu makan.

5. ASI di tahun kedua lebih kaya nutrisi. Penelitian dr. Dror Mandel, dkk, menyatakan ASI dari ibu yang menyusui lebih dari satu tahun kandungan lemak dan energinya meningkat dibanding ASI dari ibu yang menyusui lebih singkat.

6. ASI di tahun kedua sumber lemak dan vitamin A tak tergantikan. Berdasar penelitian Adelheid W. Onyango dkk menyimpulkan ASI merupakan sumber lemak dan vitamin A yang tak tergantikan oleh makanan sapihan apapun"


http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/msg04795.html
http://health.groups.yahoo.com/group/asiforbaby/message/137261
 

Selasa, 12 April 2011

Kado Ulang Tahun Pernikahan Untuk Suamiku

Waktu bergulir..
Detik berganti detik..
Hari berganti hari..
Bulan berganti bulan..
Dan tahun pun berganti tahun..
Tanpa terasa 4 tahun sudah susah senang kita jalani bersama..

Ayah…
Tahukah engkau kebahagiaanku adalah saat saat bersamamu…
Tahukah engkau setiap waktu bersamamu adalah keindahan bagiku…
Tahukah engkau tidak akan ada yg bisa mengalahkan cinta yg telah engkau berikan kepadaku..
Semua itu
sangat berarti untukku..
Semua itu
sangat berharga untukku..
Semua itu adalah anugerah terindah untukku…

Demi nama cinta kupersembahkan cinta ini lebih dari apapun…
Demi nama cinta kupersembahkan sedalam dalamnya hatiku…

cinta ini akan slalu aku berikan untukmu seumur hidupku sampai akhir nafasku aku akan slalu mengatakan aku sangat mencintaimu…
Sungguh Kumencintaimu karena Allah……

Ayah…
Terima kasih selama ini sudah menerima segala kekuranganku…
Setiap hari kau berikan aku merasakan hangatnya cinta selayaknya matahari yg mengunjungi bumi disetiap pagi dan siang…
Setiap hari kau berikan sinar dihatiku seperti bintang dan rembulan yang selalu berpendar di langit malam…

Engkaulah penjaga hatiku…
Engkaulah penyejuk jiwaku…
Engkaulah cintaku…

Semoga pernikahan kita selalu dalam RidhoNya dan selalu diberikan kebahagiaan dunia akhirat……
Maafkan atas segala kekuranganku selama ini…

Happy anniversary of the 4th

With Love, Your Wife

Sabtu, 09 April 2011

Perlukah Minum Susu Setelah Usia 2 Tahun??





Ini hasil diskusi dengan pak wied di milis gizi bayi_balita:

"Pada dasarnya setelah usia 2 tahun, anak kita tidak lagi memerlukan susu sapi. Alasannya:
(1) Pada usia tsb tubuh anak sudah tidak lagi menghasilkan enzim pencerna susu, sehingga organ cernanya harus kerja berat untuk mencerna susu - makanya ASI pun disarankan tidak diberikan lagi setelah usia 2 tahun.
(2) Kecukupan nutrisi bisa dipenuhi dari beragam jenis makanan bergizi dengan porsi yang cukup. Susu tidak lebih penting dari makanan bergizi lain, sehingga tidak perlu diprioritaskan.

Yang perlu kita ubah total adalah mind set kita, yang sudah kadung "salah" akibat proses cuci otak oleh produsen susu seolah-olah susu penting dan jadi kebutuhan utama untuk tumbuh kembang anak. Sekarang posisikan susu sebagai pelengkap beragam makanan bergizi untuk anak kita. Bisa diberikan, jika anak kita memang sulit pisah dari susu, tapi tidak perlu merasa bahwa tanpa susu sapi "dunia kiamat"."

Protein susu sapi olahan/pabrikan tidak mungkin cepat serap, karena dalam susu sapi olahan sudah tidak terkandung enzim pencerna susu itu sendiri maupun enzim pencerna susu dalam tubuh kita (setelah usia 2 tahun).

Protein susu sapi mudah cerna hanya berasal dari 2 jenis susu sapi, yakni:
(1) Susu sapi perah segar (belum dimasak), karena masih mengandung enzim alami susu. Susu segar/fresh milk kemasan yg dijual di supemarket sama sekali tidak masuk ke dalam golongan ini.
(2) Susu fermentasi - baik yoghurt, keffir, yakult (bukan merek!), tapi jenis susu fermentasi. Karena protein susunya sudah diuraikan oleh bakteri asam laktat menjadi komponen mudah cerna, yakni asam-asam
amino.

Susu sapi mengandung karbo-protein-lemak dalam komposisi sama-sama dominan. Untuk mencerna setiap nutrisi utama tsb tubuh kita harus mengerahkan enzim khusus. Nah, ketika masuk ke dalam tubuh, susu sapi
membuat organ cerna kita -terutama pankreas- harus bekerja superkeras mencerna karbo-protein-lemak susu sapi dengan cara memproduksi tiga jenis enzim untuk mencerna susu. Makanya dalam Food Combining
disarankan jika Anda memang ngotot minum susu sapi sebaiknya diminum ketika perut kosong, agar organ cerna bisa konsentrasi mencerna susu sapi. Tapi yang paling disarankan dalam Food Combining adalah lupakan susu sapi setelah manusia berusia 2 tahun.

Kenapa ya orang dewasa masih ingin minum susu sapi? Lha wong anak sapi
saja sudah tidak minum susu lagi setelah gede kok :)

nengpika.multiply.com